ANALISIS PENGARUH PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA, UPAH RIIL, DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DI PROVINSI MALUKU UTARAANALISIS PENGARUH PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA, UPAH RIIL, DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DI PROVINSI MALUKU UTARA

Umar Sangadji, Nahu Daud

Sari


Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Provinsi Maluku Utara.
Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis keadaan ketenagakerjaan di Provinsi Maluku Utara,dan menganalisis pula pengaruh variabel produktivitas tenaga kerja, upah riil, dan pertumbuhan ekonomi, terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Maluku Utara, dan seberapa besar pengaruh dari masing-masing faktor tersebut. Data yang digunakan adalah data sekunder.
Analisi data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi. Ini dilakukan untuk melihat pengaruh dari faktor produktivitas tenaga kerja, upah riil, dan pertumbuhan ekonomi terhadap penyerapan tenaga kerja di 8 kabupaten/kota provinsi Provinsi Maluku Utara. Analisis regresi dalam penelitian ini menggunakan metode Least Squere Dummy Variable (LSDV)
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari uji t untuk variabel produktivitas tenaga kerja (X1) diperoleh nilai thitung sebesar 0,006 dengan tingkat signifikansi 0,05% dan nilai df = 10 diperoleh nilai ttabel 3,169. Ini mengandung pengertian bahwa semakain tingginya produktivitas tenaga kerja, maka tenaga kerja yang terserap akan berkurang. Hasil uji t untuk variabel upah riil (X2), diperoleh nilai thitung sebesar 9,781 dengan tingkat signifikansi 0,000 pada tingkat kepercayaan 0,05%, diperoleh nilai ttabel sebesar 3,169. Pengujian diatas menunjukkan pengaruh variabel upah riil (X2 ) terhadap variabel penyerapan tenaga kerja (Y) dapat dijelaskan bahwa kenaikan upah riil akan mengakibatkan meningkatkan penyerapan tenaga kerja. Hasil uji t untuk variabel pertumbuhan ekonomi (X3), diperoleh nilai thitung sebesar -1,457 dengan tingkat signifikansi 0,189, pada tingkat kepercayaan 0,05%, diperoleh nilai ttabel sebesar 3.169. Hasil analisis di atas menunjukkan bahwa pengaruh variabel pertumbuhan ekonomi ( X3) terhadap variabel penyerapan tenaga kerja (Y), mengandung makna semakin tinggi pertumbuhan ekonomi akan mengakibatkan meningkatnya penyerapan tenaga kerja. Hasil uji ANOVA atau uji F pada tabel di atas, diperoleh nilai Fhitung pada tingkat kepercayaan (0,05%) sebesar 45, 336 sedangkan nilai Ftabel sebesar 3,14 pada tingkat signifikansi 0,05%. Artinya dari hasil analisi uji F menunjukkan nilai Fhitung 45,336 > dari Ftabel 3,14, dapat disimpulkan bahwa variabel produktivitas tenaga kerja (X1), upah riil (X2), dan pertumbuhan ekonomi (X3), secara bersama-sama (simultan) berpengaruh signifikan terhadap variabel penyerapan tenaga kerja (Y). Dari hasil uji R2 diemuan disimpulkan bahwa terdapat korelasi anatara variabel produktivitas tenaga kerja (X1); upah riil (X2); dan pertumbuhan ekonomi (X3) terhadap penyerapan tenaga kerja (Y) sebesar 61,6%, dan sisanya 38,4% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti.

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.